Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyindir Partai Amanat Nasional (PAN). PAN merupakan partai pendukung pemerintah.
Namun, sikapnya kerap berbeda dengan partai pendukung lain. Yang terkini soal Perppu Ormas. PAN dalam rapat paripurna menyatakan menolak Perppu Ormas.
Sikap itu dikritik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia mempersoalkan PAN yang tidak berjalan beriringan dengan pemerintah. Sikap PAN dianggap tidak etis.
"Ketika partai sudah menyatakan dukungannya apalagi ikut dalam portofolio pemerintahan, tentu saja secara etika partai tersebut menyatukan diri dengan kebijakan dari Pak Presiden," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2017).
Menurut dia, partai pendukung pemerintah harus mengimplementasikan dukungan lewat kebijakan menteri-menteri di kabinet. Hal yang sama juga berlaku dalam sikap di DPR dan pergerakan struktur partai.
Kondisi ideal tersebut justru tak tampak dari sikap PAN.
"Tetapi tidak ada implementasi di tingkat politik strategis," keluh Hasto.
Ia yakin persoalan tersebut juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Hasto menyerahkan keputusan nasib PAN pada Jokowi.
"Pak Presiden pasti memperhatikan suara-suara itu, hanya momentum politiknya yang masih ditunggu," tandas Hasto.
Dikutip dari news.liputan6.com

Komentar
Posting Komentar